Ungkapan itu tercetus saat saya sedang berdiskusi dengan seorang teman tentang gogon, gosip-gosip undergound, situasi industri musik indie dibanyak kota dan tentu saja situasi Bandung sebagai tempat tinggal kami berdua. Ungkapannya muncul karena di banyak tempat kadang justru teman adalah yang terdepan minta gratisan.

Ketika tahu temannya baru rilis album atau merchandise, yang pertama ditanyakan adalah bisa meureun, jatah urang mana euy? Bisa kali minta albumnya. Pun jika membuat konser terutama konser lokal, bisa jadi teman yang justru sama-sama mencari uang dari hal-hal kecil yang kita lakukan setiap hari ini menjadi seseorang yang gencar meminta jatah tiket masuk gratis sementara yang didengungkan adalah support your local music, support your local movement. Masbro, Mbaksis, kok bisa ya situ nyuruh support your local movement tapi situ gak dukung local movement temannya?

Read More