Galih datang di bulan Desember 2016, langsung dengan permintaan untuk kami membantu dia merilis album Tanahku Tidak Dijual. Album ini rilis pada RSD, April 2017.

Pers Rilis

Deugalih Merilis Album Solo Tanah Ini Tidak Dijual

Berjumpa dengan Galih, artinya bertemu dengan energi yang meloncat-loncat. Sebentar dia akan bicara soal rencananya tentang album, lalu berpindah obrolan tentang keinginannya membuat video, pindah cerita lagi soal tema apa yang ingin dia angkat kali ini. Rencananya banyak, semua bermuara pada satu hal, album solo baru yang sedang ia garap, Tanah Ini Tidak Dijual.

Mengangkat tema Tanah, yang merupakan kelanjutan dari tema Air yang ia tuangkan bersama bandnya, Deugalih & Folk dalam album Anak Sungai, kali ini Galih ingin berjalan sendiri dengan nama Deugalih. Proses pembuatan albumnya sudah berjalan selama dua tahun sebelum akhirnya ia merangkum semuanya dalam 14 lagu, direkam dengan cara satu kali take di studio yang menghabiskan waktu hanya dua hari.

“Album ini temanya berat sekali tapi saya ingin membuat ini menjadi sesuatu yang remeh.” begitu katanya. Semua liriknya pendek tapi didalamnya ada begitu banyak cerita dan harapan. Tentang pulang ke kampung halaman, tentang tanah yang selalu menjadi perebutan kekuasaan, modal yang berputar di kota, TKI, Papua, Kendeng, Batang dan banyak lainnya, ada di album ini.

Read More