Kamu tau bagian apa yang paling susah kalau mau menulis paska pertunjukan yang bagus? Meredakan euforia. 

Dada masih rasa sesak oleh gembira. Hati masih penuh oleh rasa syukur. Bebunyian masih terngiang di kepala. Bangun pagi tadi rasanya masih seperti mimpi. 

Hari ini, paska pertunjukan semalam, gw ke Jakarta untuk menonton Bon Iver. Berharap kembali memijak bumi mendengar Skinny Love dan Holocene. Menonton band yang dikomentari Mas Rully dengan “Oh, Justin” ketika gw bilang bahwa gw ga bisa ikut ke Jatiwangi karena mau nonton band temennya Mas Rully, ampun mas. 

Bon Iver

Dan setelah gw nonton Bon Iver, mohon maaf, meski pertunjukannya bagus tapi ternyata pesonanya masih kalah oleh pertunjukan kecil yang hangat di Bale Handap Selasar Sunaryo, dengan jumlah penonton sekitar 180 orang yang gw yakin komposisinya 60% saling kenal satu sama lain dan harga tiket hanya 10% dari harga tiket standing festival nonton mas Justin Vernon tapi dengan nilai pengalaman yang 100% bahkan 200% lebih berharga. 

Read More