Tulisan ini dibuat untuk kompilasi Darah Muda yang dirilis oleh Keepkeep Musik untuk perayaan #rsdbdg2018.

Rilis Pers
Kompilasi Darah Muda: Cahaya S

Tersebutlah nama-nama seperti Prambors Bram, Denok Wahyudi, Katara Singers, Wachdach Band, Duo Kribo dan Nani Sugianto. Bagi yang familiar dengan nama-nama tersebut di atas kemungkinan besar adalah satu, yang sudah berumur cukup dewasa kalau tidak mau dibilang tua. Dua, yang punya ketertarikan pada musik Indonesia pada kurun waktu awal 80-an atau karena orang tuanya sering mengenalkan koleksi musiknya.

Cahaya S dan Keepkeep Musik termasuk golongan kedua. Yang tertarik pada musik Indonesia pada kurun waktu tersebut. Keepkeep sebagai toko rilisan fisik yang fokus pada piringan hitam mempunyai banyak koleksi musik Indonesia. Sementara Cahaya yang profesinya musisi/dj mempunyai ketertarikan untuk meng-“edit” atau membuat remix dari lagu-lagu Indonesia dari masa yang lampau.

“Jadi proyek ini adalah inisiasi dari Mas Adit Bosborot dari Keepkeep yang ingin mengenalkan lagu-lagu Indonesia jaman dahulu. Salah satu cara untuk masuk telinga anak muda, adalah membuat remix dari lagu-lagu tersebut. Siapa tahu sesudah mendengar, mereka tertarik untuk mendengarkan versi aslinya. “ Begitu penuturan Cahaya ketika bicara tentang Darah Muda.

“Untuk pemilihan lagu dilakukan bersama tim Keepkeep dan Cahaya. Kami tidak mengambil profit dari mixtape ini, melainkan hanya akan mengenakan biaya pengganti ongkos produksi. Mungkin setelah ini kami juga akan melakukan hal yang sama untuk koleksi kami yang lain. Bisa jadi dengan Cahaya atau mungkin siapapun yang tertarik pada proyek seperti ini.” Kata Adit menimpali Cahaya.

Nama Darah Muda muncul karena itu adalah track yang paling disukai oleh seluruh tim. Kompilasi Darah Muda ini rilis dalam bentuk kaset sebanyak 100 pcs dan tersedia pada gelaran Record Store Day Bandung 2018. Artwork dari kompilasi ini dikerjakan oleh seorang ilustrator muda, Ryan Adyputra. Menurut rencana Keepkeep dan Cahaya juga akan melakukan mini tour untuk mengenalkan kompilasi tersebut.

“Mungkin proyek ini tampak sederhana tapi bisa jadi ini juga adalah salah satu upaya kecil untuk mendokumentasikan dan meleatarikan musik Indonesia.” Pungkas Adit di penghujung percakapan.

Track list Kompilasi Darah Muda

Prambors Bram & Denok Wahyudi – Dalam Kelembutan Pagi (00:00-05:15)
Katara Singers & Wachdach Band – Ceria (05:15-09:31)
Credit Title  – Instrumentalia (STF. Darah Muda) (09:31-14:14)
Duo Kribo – Uang (14:14-19:27)
Nani Sugianto – Alam Keindahan (19:27-22:05)

Cahaya Sofyan
Lahir pada tahun 1994, Cahaya mulai tertarik pada musik dan piano atau keyboard sejak di bangku sekolah dasar.
Biasa bermain sebagai additional player, baru pada tahun 2013, dia membuat band Panda Selekta. Bersama bandnya dia sudah mempunyai beberapa EP dan Album Kompilasi bersama Funkbox Records. Kompilasi Darah Muda adalah proyek solo pertamanya.